logo isokonsultindo
  • (021) 2988 8461
  • 0853 2029 8403
  • admin@isokonsultindo.com

Artikel

Artikel Image

Business Intelligence (BI)

Business Intelligence (BI) mengacu pada alat, teknologi, aplikasi dan praktik yang digunakan untuk mengumpulkan, mengintegrasikan, menganalisis, dan menyajikan data mentah suatu organisasi untuk menciptakan informasi bisnis yang mendalam dan dapat ditindaklanjuti. BI  terdiri dari strategi dan teknologi yang digunakan oleh perusahaan untuk analisis data informasi bisnis, teknologi BI memberikan tampilan operasi bisnis yang historis, terkini dan prediktif.

Tujuan Business Intelligence

Fungsi umum Business Intelligence mencakup pelaporan, pemrosesan analisis online, analisis, data mining, proses pertambangan, pemrosesan acara yang kompleks, manajemen kinerja bisnis, benchmarking, penambangan teks, analisis prediktif dan analisis preskriptif. Teknologi BI dapat menangani sejumlah besar data terstruktur dan terkadang tidak terstruktur untuk membantu mengidentifikasi, mengembangkan dan menciptakan peluang bisnis strategis baru. BI bertujuan untuk memudahkan interpretasi data yang besar, mengidentifikasi peluang baru dan menerapkan strategi yang efektif berdasarkan wawasan yang dapat memberi keuntungan pasar yang kompetitif bagi bisnis dan stabilitas jangka panjang.

Apa Manfaat Menggunakan Business Intelligence?

Business Intelligence dapat digunakan oleh perusahaan untuk mendukung berbagai keputusan bisnis mulai dari operasional hingga strategis. Keputusan operasi dasar meliputi penentuan posisi atau harga produk. Keputusan bisnis strategis melibatkan prioritas, sasaran dan arahan pada tingkat yang paling luas. BI paling efektif bila menggabungkan data yang berasal dari pasar dimana perusahaan beroperasi (data eksternal) dengan data dari sumber internal perusahaan terhadap bisnis seperti data keuangan dan operasi (data internal).

Manfaat potensial dari program intelijen bisnis meliputi:

  • Mempercepat dan memperbaiki pengambilan keputusan.
  • Mengoptimalkan proses bisnis internal.
  • Meningkatkan efisiensi operasional.
  • Menghasilkan pendapatan baru.
  • Mendapatkan keunggulan kompetitif dibanding pesaing bisnis.
  • Mengidentifikasi pasar.
  • Mampu melihat masalah bisnis yang perlu diatasi.
  • Perangkat Business Intelligence pada dasarnya berbasis data Decision Support Systems (DSS). BI kadang-kadang digunakan secara bergantian dengan buku briefing, alat laporan dan pertanyaan dan sistem informasi eksekutif. Dengan alat ini, pelaku bisnis dapat mulai menganalisis datanya sendiri, daripada menunggu TI menjalankan laporan yang kompleks. Akses informasi ini membantu pengguna membuat keputusan bisnis yang sulit.