logo isokonsultindo
  • (021) 2988 8461
  • 0853 2029 8403
  • admin@isokonsultindo.com

Produk

ISO 30401

  • by Admin

ISO / DIS 30401 atau Knowledge Management (KM) adalah budaya disiplin yang berfokus pada cara organisasi untuk menciptakan dan memanfaatkan pengetahuan. Knowledge Management (KM) tidak memiliki definisi tunggal dan tidak ada standar global yang mendahului, disebabkan ada banyaknya kebingungan dengan disiplin lain seperti manajemen informasi, dan banyak kesalahpahaman tentang bagaimana melakukan manajemen pengetahuan, misalnya pandangan bahwa hanya dengan membeli sistem manajemen teknologi akan cukup untuk manajemen pengetahuan untuk menambah nilai suatu organisasi.

Setiap organisasi dituntut untuk menyusun solusi manajemen pengetahuannya sendiri, yang mencerminkan kebutuhan dan situasi. Tujuan dari standar ISO / DIS 30401  ini adalah untuk mendukung organisasi dalam mengembangkan sistem manajemen yang secara efektif mempromosikan dan memungkinkan penciptaan nilai melalui pengetahuan. Maksud dari standar ini adalah :

  • Sebagai panduan bagi organisasi yang bertujuan untuk menjadi kompeten dalam mengoptimalkan nilai pengetahuan organisasi.
  • Sebagai dasar untuk mengevaluasi dan mengakui organisasi yang kompeten tersebut oleh badan audit yang diakui.

  • Alasan mengapa organisasi perlu menerapkan ISO / DIS 30401

  • Tujuan pekerjaan adalah mendapatkan hasil yang berharga dan hasil yang berharga berasal dari implementasi pengetahuan. Pengetahuan organisasi menjadi pembeda untuk efektivitas, peningkatan kolaborasi dan persaingan.
  • Pengetahuan mengambil peran yang semakin penting di masyarakat. Banyak ekonomi bercita-cita menjadi ekonomi ilmu pengetahuan, di mana sumber utama kekayaan bukanlah tenaga kerja manual melainkan tenaga kerja intelektual. Dalam konteks ini, pengetahuan menjadi aset inti bagi organisasi. Pengetahuan memungkinkan organisasi untuk membuat keputusan dan tindakan yang efektif, serta dapat menjadi produk yang dapat dipasarkan.
  • Peningkatan akses ke pengetahuan akan mendukung pengembangan orang-orang dalam organisasi.
  • Organisasi tidak dapat lagi mengandalkan difusi pengetahuan alami untuk mengikuti laju perubahan. Sebaliknya, pengetahuan harus sengaja dibuat, diterapkan, dan dimanfaatkan dengan lebih cepat daripada laju perubahan. Kecerdasan dan kecepatan belajar menjadi sumber peningkatan nilai dan keunggulan kompetitif.
  • Organisasi yang memiliki cabang dapat melakukan proses dan layanan yang sama di beberapa lokasi akan memperoleh manfaat dalam berbagi pengetahuan dan pembelajaran.
  • Pengurangan staf dalam masyarakat saat ini memiliki implikasi untuk manajemen pengetahuan. Di banyak organisasi, pengetahuan yang kritis dimiliki oleh para ahli dan berisiko kehilangan ketika mereka pergi dari organiasi, sedangkan organisasi lain memiliki banyak karyawan baru yang mungkin sangat pintar, akan tetapi tidak memiliki pengetahuan yang dimiliki oleh karyawan yang telah lama membangun dari waktu ke waktu.

  • Banyak organisasi yang mulai menyadari bahwa pengetahuan adalah aset organisasi yang perlu dikelola, dikembangkan, dibagikan, dan diterapkan sehingga staf di semua lokasi, sehinnga dapat membuat keputusan yang efektif dan mengambil tindakan yang selaras berdasarkan pengalaman di masa lalu. Knowledge Management adalah pendekatan holistik untuk meningkatkan pembelajaran dan efektivitas melalui optimalisasi penggunaan pengetahuan dalam menciptakan nilai bagi organisasi. Knowledge Management juga perlu diintegrasikan dengan fungsi organisasi lainnya untuk memastikan bahwa staf juga berkontribusi pada Knowledge Management.