logo isokonsultindo
  • (021) 2988 8461
  • 0853 2029 8403
  • admin@isokonsultindo.com

Produk

ISO 24518:2015

  • by Admin

Air adalah sumber kehidupan, tanpa air, manusia dan juga spesies lainnya tidak dapat bertahan hidup. Banyak negara kekurangan pengetahuan mengenai manajemen krisis layanan air minum dan air limbah. Penurunan pelayanan air minum akan mengubah kualitas hidup penduduk yang terkena dampak dalam jangka waktu tertentu dan dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, pasokan air minum secara terus menerus dan teratur sangat penting bagi populasi manusia. Di sisi lain, pengumpulan dan pembuangan limbah sanitasi yang aman dan drainase air hujan juga penting untuk menghindari keracunan air akibat pencemaran, serta penggenangan air hujan di perkotaan harus dicegah untuk melindungi lingkungan hidup.

ISO 24518 - Manajemen Krisis Utilitas Air

Standar internasional ini dikembangkan oleh ISO Technical Committee (TC) 224 yang menetapkan aktivitas layanan terkait dengan sistem penyediaan air minum dan sistem air limbah. 35 negara termasuk Amerika Serikat berpartisipasi dalam kerja komite dii bawah kepemimpinan Prancis (AFNOR), dengan 20 negara lainnya sebagai pengamat.

ISO 24518:2015 menjelaskan dasar-dasar sistem manajemen krisis, termasuk rekomendasi yang relevan untuk penggunaan air yang berkaitan dengan situasi di mana pasokan air minum atau pengumpulan dan pengolahan air limbah yang normal terhenti karena situasi krisis. Pedoman Ini menyebutkan langkah-langkah yang harus diambil organisasi dalam mempersiapkan situasi krisis (fase pra-krisis), kemudian menerapkan standar mengenai bagaimana sebuah krisis harus ditangani (fase krisis). Serta pedoman untuk membangun kembali layanan (fase pasca-krisis) dan pedoman untuk menyimpulkan dan merevisi prosedur kegiatan yang akan datang.

Pedoman ini mengikuti pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) untuk manajemen krisis dan merupakan proses yang berkesinambungan untuk memastikan apakah organisasi memiliki sarana untuk menangani krisis dengan baik. Pendekatan organisasi saat mempersiapkan krisis apa pun harus mencakup semua aspek terkait pasokan air serta pengumpulan dan pengolahan air limbah. Organisasi perlu bekerja sama dengan semua pihak terkait dengan krisis.

Pedoman yang terdapat dalam ISO 24518:2015 dapat digunakan oleh otoritas dan departemen di berbagai tingkat, perusahaan air dan badan-badan lain yang berurusan dengan pasokan air, organisasi, insinyur, dan konsultan. Pedoman ISO 24518:2015 meliputi:

  • Mengatasi situasi krisis untuk dapat memastikan pasokan air dan penghapusan dan pengolahan air limbah.
  • Bekerja sama dengan semua pihak yang berwenang.
  • Mempertimbangkan lingkungan alam serta dampaknya terhadap kesehatan dan kesejahteraan penduduk.
  • Berkomunikasi secara efektif dengan publik untuk mengurangi atau mencegah kepanikan.

  • Manajemen krisis yang efisien harus memastikan bahwa tindakan yang dilakukan sebelum, selama, dan setelah krisis harus mempertimbangkan lingkungan alam serta dampaknya terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Komunikasi yang efektif dengan publik diperlukan untuk mengurangi atau mencegah kepanikan dan untuk membangun kepercayaan dalam organisasi dengan mengungkapkan informasi penting secara tepat di wilayah yang terkena dampak krisis atau di wilayah sekitar.

    Tujuan dari Standar Internasional ini bukan untuk menetapkan sistem atau spesifikasi yang mendukung, melainkan untuk menyediakan Standar Internasional untuk manajemen krisis dalam penggunaan air.

    Anda berniat menerapkan ISO 24518 pada perusahaan atau organisasi anda? silahkan segera hubungi kami. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya klik disini.