logo isokonsultindo
  • (021) 2988 8461
  • 0853 2029 8403
  • admin@isokonsultindo.com

Artikel

Artikel Image

9 Langkah Mengembangkan Bisnis

Mengembangkan bisnis bukanlah hal yang mudah dan seringkali membuat pengusaha berpikir keras untuk menjalankannya, berikut adalah langkah untuk membantu pengusaha mengembangkan bisnis dengan lebih cepat dan efektif :

  • Menanamkan semangat
  • Semangat adalah modal yang digunakan oleh pengusaha untuk bangun setiap hari dan menjalani bisnisnya. Semangat yang antusias dan positif memacu Anda untuk menjalani bisnis dengan baik, menjaga Anda untuk mencapai tujuan, menjaga keseimbangan antara Anda dengan pekerjaan, keluarga, kesehatan emosional dan fisik.

  • Membangun kemandirian
  • Seorang pengusaha menentukan nasib perusahaannya sendiri maka keputusan yang diambil sangat penting bagi perusahaan. Misalnya saat Anda mengambil keputusan yang sulit kemudian mempertanyakan segala sesuatu yang akan terjadi. Anda harus yakin dengan keputusan yang dibuat karena keraguan akan membuat Anda mencari persetujuan dan saran dari orang lain dan ini artinya tidak mandiri. kebebasan menjalankan bisnis mengharuskan Anda untuk menemukan keseimbangan antara kebodohan dan kesombongan, belajar apa yang perlu Anda ketahui dan apa yang dibutuhkan dan jangan menjadi pengusaha yang mencari usaha sampingan karena mereka tidak yakin dengan tujuan bisnisnya. Jika Anda belum memutuskan tujuan perusahaan Anda, segeralah mencari tahu.

  • Membangun kedisiplinan
  • Jika Anda bermalas-malasan, Anda harus siap untuk mengalami pahitnya perjuangan dan rasa tidak nyaman yang datang karena menjalankan usaha yang kecil, mulailah bisnis dengan keyakinan diri yang kuat yang akan mencapai keberhasilan yang telah diimpikan.

  • Tetap fokus (terpusat)
  • Pengusaha menghadapi situasi yang teramat rumit. Perusahaan memiliki ratusan bahkan ribuan karyawan untuk melakukan tujuan yang Anda ingin capai, Anda punya informasi, laporan, catatan dan laporan keuangan di mana-mana dengan bantuan staf yang terorganisir. Bagaimana jika Anda memutuskan untuk mengambil libur atau Anda sakit sehingga berhalangan untuk memantau bisnis yang sedang dijalani?. Oleh karena itu Anda harus membangun pondasi bisnis yang kuat dan harus memusatkan operasional bisnis.

  • Follow-up setiap kesempatan
  • Kita menyadari betapa pentingnya upaya tindak lanjut adalah untuk kemajuan perusahaan, dengan upaya tindak lanjut kita akan segera berubah dari perusahaan kecil menjadi perusahaan bernilai milyaran rupiah. Sekarang dan atau beberapa tahun kemudian, kita telah melihat usaha tumbuh lebih cepat dengan memperbaiki tindak-lanjut. Ketika Anda gagal untuk menindak lanjuti sebuah kesempatan maka Anda akan gagal mendapatkan peluang yang besar yang dapat menyebabkan diri lelah dan frustrasi.

  • Bersikap kritis
  • Tanyakan diri Anda secara kritis, misalanya bertanya pada diri sendiri mengapa saya melakukan ini?, apakah saya memiliki gagasan yang baru?, adakah sebuah cara baru untuk mengisi kebutuhan pasar? atau adakah sebuah produk atau jasa yang lebih baik?.

  • Meningkatkan mutu
  • Sekarang di dunia internet ini calon pelanggan meneliti secara online sebelum mereka menghubungi seseorang dan dengan siapa mereka sedang mempertimbangkan untuk melakukan bisnis. Itu berarti perusahaan harus mempertimbangkan mutu dari produk dan jasa yang akan membawa perusahaan lebih dekat dengan calon pelanggan.

  • Bekerja lebih cepat
  • Kedengarannya sederhana akan tapi sangat berpengaruh jika Anda bisa mengerjakan tugas yang bisa dilakukan dengan lebih cepat, karena hal ini mampu menciptakan ruang untuk mengembangkan bisnis. Jika Anda dapat menyingkat tiga pekerjaan dalam 4 bulan menjadi tiga pekerjaan dalam 3 bulan maka Anda dapat melakukan satu pekerjaan yang lebih di tahun depan melalui pertumbuhan bisnis yang lebih cepat. 

  • Otomatisasi online
  • Salah satu cara untuk bekerja lebih cepat adalah untuk meng-otomatisasi proses bisnis yang masih manual. Meng-otomatisasi dapat memberikan Anda tambahan waktu yang biasa dihabiskan untuk kegiatan promosi yang membosankan.